MENGIDENTIFIKASI PERUBAHAN KERAPATAN VEGETASI PADA KOTA SEMARANG

Main Article Content

Arief Muhamad Farhan

Abstract

Dari tahun ke tahun suatu kota pasti akan mengalami sebuah perkembangan, Kegiatan sehari hari dan pelayanan penduduk lah yang menyebabkan suatu kota mengalami perkembangan pesat, namun perubahan pengunaan lahan pasti akan berubah setiap waktu nya, tidak sedikit juga lahan yang beralih fungsi di karenakan suatu kepentingan dalam perencanaan bangunan di perkotaan yang dapat menurunya kualitas lingkungan, Kualitas lingkungan yang menurun itu di sebabkan karena sedikitnya ketersediaan ruang atau area vegetasi di suatu perkotaan [1].


Penelitian ini menganalisis perubahan kerapatan vegetasi yang terjadi di kota semarang dari tahun 1989, 2000, Dan tahun 2012, Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah perbandingan nilai normalized difference vegetation index (NDVI) dengan kanal merah (red) dan infra merah dekat (NIR) yang sudah dikonversi ke nilai reflektan. Teknik analisis menggunakan Sistem Informasi Geografis (SIG) dan penginderaan jauh dengan menentukan kerapatan vegetasi dan diklasifikasikan menjadi kelas 5 kerapatan, antara lain Kelas sangat rapat, Kelas Rapat, Kelas Cukup Rapat, Kelas Tidak rapat, dan Kelas Tidak Bervegetasi.

Downloads

Download data is not yet available.

Article Details

Section
Articles

References

Aftriana, C.V. 2013. Analisis Perubahan Kerapatan Vegetasi Kota Semarang
Menggunakan Bantuan Teknologi Penginderaan Jauh. Semarang: Unnes
Bangi And N. Baroroh, “Perubahan Penutup Lahan Dan Kerapatan Vegetasi Terhadap Urban Heat Island Di Kota Surakarta.” Seminar Nasional Geomatika, 2018.
Dede, G. P. M. dan Pramulatsih, M. A. Widiawaty, Y. R. R. Ramadhan, And A. Ati, “Dinamika Suhu Permukaan Dan Kerapatan Vegetasi Di Kota Cirebon,” J. Meteorol. Klimatol. Dan Geofis., Vol. 6, No. 1, Pp. 23–31, 2019.
Huda, D.N. 2017. Analisis Kerapatan Vegetasi untuk Area Permukiman Menggunakan Citra Satelit Landsat di Kota Tasikmalaya.Pdf. Depok: Universitas Indonesia.