EDU-EKOWISATA HUTAN MANGROVE KAWASAN PESISIR PASARBANGGI, REMBANG, JAWA TENGAH, INDONESIA

Main Article Content

juhadi juhadi Risti Ainur Rahma Apik Budi Santoso

Abstract

Abstrak       


Tujuan penulisan ini adalah (1) menganalisis sistem pengelolaan hutan mangrove berbasis konservasi; (2) menganalisis potensi sumberdaya hutan mangrove sebagai edu-ekowisata.  Penelitian dilaksanakan di kawasan pesisir Pasarbangi Rembang, Jawa Tengah. Pendekatan penelitian kualitatif; data dan informasi dikumpulkan melalui wawancara, pengamatan, FGD dan surve ad hoc. Tenik analisis deskriptif kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pertumbuhan dan perkembangan sumberdaya hutan mangrove tidak terlepas dari partisipasi masyarakat lokal, yang penuh dengan kesadaran untuk mengelola hutan mangrove secara berkelanjutan. Keberadaan hutan mangrove yang telah terpeliHara dengan baik oleh masyarakat dan didukung oleh pemerintah lokal, sehingga menarik perHatian dari berbagai kalangan masyarakat dan dijadikan sebagai destinasi wisata edu-ekowisata.


Kata kunci: edu-ekowisata, hutan mangrove, konsevasi, kawasan pesisir

Downloads

Download data is not yet available.

Article Details

How to Cite
JUHADI, juhadi; RAHMA, Risti Ainur; SANTOSO, Apik Budi. EDU-EKOWISATA HUTAN MANGROVE KAWASAN PESISIR PASARBANGGI, REMBANG, JAWA TENGAH, INDONESIA. JURNAL GEOGRAFI, [S.l.], v. 9, n. 1, p. 58-72, may 2020. ISSN 2614-6525. Available at: <http://geografi.ppj.unp.ac.id/index.php/geo/article/view/999>. Date accessed: 06 july 2020. doi: https://doi.org/10.24036/geografi/vol9-iss1/999.
Section
Articles

References

Agungguratno,Edy Yusuf dan Darwanto. 2016. ‘Penguatan Ekosistem Mangrove untuk Pemberdayaan Masyarakat Pesisir’. Dalam Eko-regional.Vol 11. No. 1. Hal 1-9.
Aheto, Denis Worlanyo; Stephen Kankam, Isaac Okyere, Emmanuel Mensah, Adams Osman, Fredrick Ekow Jonah, dan Justice Camillus Mensah. 2016. ‘Community-based mangrove forest management:implications for local livelohoods and coastal resource & Coastal Management’. No. 127. Hal. 43-54.
Ahmad, Nuril; Bagyo Yanuwiadi, dan Soemarno. 2012. ‘Adaptasi Ekologi dan Persepsi Masyarakat Pesisir dalam Upaya Konservasi Mangrove di Dusun Klayar Desa Sidokelar Kecamatan Pacitan Kabupaten Lamongan’.Dalam Wacana. Vol. 15 No. 3. Hal. 29-36. ISSN:1411-0199. e-ISSN:2338-1884.
Alwidakdo, Adhi;Zikri AzHam, dan Legowo Kamarubayana. 2014. ‘Studi Pertumbuhan Mangrove pada Kegiatan Rehabilitasi Hutan Mangrove di Desa Tanjung Limau Kecamatan Muara Badak Kabupaten Kutai Kartanegara’. Dalam Jurnal AGRIFOR.Vol 13. No. 1. Hal. 11-18. ISSN 1412-6885.
Annas, Niharul; Suryono, dan Rudhi Pribadi. 2013.‘Kajian Konservasi Ekosistem Mangrove di Desa Pasarbanggi, Kabupaten Rembang’. Dalam Journal of Marine Research.Vol. 2 No. 2. Hal. 55-64.
Asante, Winston A.; Emmanuel Acheampong, Kyereh Boateng, dan Jacob Adda. 2017. ‘The implications of land tenure and ownership regimes on sustainable mangrove management and conservation in two Ramsar sites in GHana’. Dalam Forest Policy and Economics. No. 85. Hal. 66-75.
Badan Pusat Statistik. 2017. Kecamatan Rembang Dalam Angka 2017. Rembang. BPS.
Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Rembang. 2014. Laporan Akhir, Pekerjaan, Perencanaan Penyusunan Masterplan Hutan Wisata Mangrove Dukuh Kaliuntu Desa Pasarbanggi. Rembang: CV Kreasi Cipta Mandiri.
Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Rembang. 2017. Laporan Akhir: Buku Profil, Pekerjaan Survei dan Pemetaan Pesisir Laut Kecamatan Rembang dan Lasem. Rembang: CV Sentrautama Consulindo.goo
Khazali, M. 1999. Panduan teknis penanaman mangrove bersama masyarakat. Bogor: Wetlands international Indonesia programe.
Ghufran dan Kordi. 2012. Ekosistem Mangrove: Potensi, Fungsi, dan Sistem pengelolaan. Jakarta: Rineka Cipta.
Juhadi. 1995. ‘REMPONG DAMAR; Sistem Pengelolaan Sumberdaya Hutan Berkelanjutan di Desa Waysindi, Krui, Lampung Barat’. Thesis. Jakarta:Universitas Indonesia.
Juhadi. 2013. ‘Sistem Pertanian Kebun Campuran Berkelanjutan Berbasis Teknologi Tradisional’. Dalam Forum Ilmu Sosial. Vol. 40. No. 2. Hal. 123-140.
Muzaki, Farid Kamal; Dian Saptarini, N. Dwianita Kuswytasari, dan Aries Sulisetyono. 2012. Menjelajah mangrove Surabaya. Surabaya: Institut Teknologi Sepuluh November Press.
Noor, Yus Rusila; M. Khazali, dan I N. N. Suryadiputra. 2006. Panduan Pengenalan Mangrove Indonesia. Bogor: Wetlands International Indonesia Programme.
Purwowibowo dan NulHaqim. 2016. Hutan Mangrove Pasarbanggi Rembang: ReHabilitasi, Community Development, dan Kepemimpinan Informal. Yogtakarta: Pandiva.
Saputro, Irawan; Rudhi Pribadi, dan Ibnu Pratikto. 2013. ‘Kajian Struktur dan Komposisi Vegetasi Mangrove di Kawasan Pesisir Desa Pasarbanggi, Kabupaten Rembang’. Dalam Journal of Marine Research. Vol. 2. No. 4. Hal. 104-110.
Setyawan, Eko; Fuad MuHammad, dan Bambang Yulianto. 2015. ‘Kesesuaian dan Daya Dukung Kawasan untuk Ekowisata Mangrove di Desa Pasarbanggi Kabupaten Rembang Jawa Tenggah’. Hal 47-54. Universitas Diponegoro. Semarang.
Diunduh dari download.portalgaruda.org pada 1 Agustus 2018.
Siburian, Robert dan John Haba. 2016. Konservasi Mangrove dan Kesejahteraan Masyarakat. Jakarta: Obor.
Wijayanto, Fransisca Astina dan Ratih Indrayani. 2013. ‘Pengelolaan dan Pengembangan Usaha Pada Belvia Mini Pie’. Dalam Agora. Vol. 1 No. 11. Hal 1-11.
Zamora, O.B. 2000. Sustainable Agriculture Indicators. SEARCH (SEAMEO Regional Center for Graduate Study and Research in Agriculture), Philipine.