PENGARUH PERSEPSI BELAJAR TERHADAP KEMAMPUAN BERPIKIR EKSPLORATIF PADA MATERI SUMBER DAYA ALAM PESERTA DIDIK TINGKAT SMP DI KOTA LANGSA PROVINSI ACEH

Main Article Content

Faiz Urfan Ayu Sekar Ningrum Kronika Br. Ginting

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menguji pengaruh persepsi belajar terhadap kemampuan berpikir eksploratif lalu merumuskan strategi pembelajaran yang tepat untuk meningkatkan kemampuan berpikir tersebut. Penelitian ini merupakan penelitian survey dengan sampel sebanyak 70 peserta didik SMP Negeri di Kota Langsa. Teknik sampling yang digunakan adalah stratified random sampling. Analisis data dilakukan menggunakan uji regresi linier dan uji-t (partial test) dengan aplikasi IBM SPSS 25. Hasil penelitian menunjukan bahwa R2 = 0,023 (2,3%) dengan nilai signifikansi uji-t = 0,207. Nilai tersebut mengindikasikan persepsi belajar berpengaruh terhadap kemampuan berpikir eksploratif sebesar 2,3%. Namun hasil uji-t menunjukkan bahwa persepsi belajar tidak berpengaruh secara signifikan terhadap kemampuan berpikir eksploratif peserta didik (0,207>0,05). Berdasarkan hasil tersebut, peneliti merekomendasikan agar kemampuan berpikir eksploratif dapat dikaji lebih mendalam dengan berbagai variabel lain yang berkaitan sehingga guru dapat merumuskan strategi yang tepat untuk mengembangkan kemampuan tersebut.

Downloads

Download data is not yet available.

Article Details

How to Cite
URFAN, Faiz; NINGRUM, Ayu Sekar; GINTING, Kronika Br.. PENGARUH PERSEPSI BELAJAR TERHADAP KEMAMPUAN BERPIKIR EKSPLORATIF PADA MATERI SUMBER DAYA ALAM PESERTA DIDIK TINGKAT SMP DI KOTA LANGSA PROVINSI ACEH. JURNAL GEOGRAFI, [S.l.], v. 9, n. 1, p. 50-57, may 2020. ISSN 2614-6525. Available at: <http://geografi.ppj.unp.ac.id/index.php/geo/article/view/961>. Date accessed: 06 july 2020. doi: https://doi.org/10.24036/geografi/vol9-iss1/961.
Section
Articles

References

Afryansih, N. (2016). Hubungan antara Persepsi Siswa tentang Penilaian Guru dan Motivasi Belajar dengan Hasil Belajar Geografi SMAN 5 Padang. Curricula, 1(3). https://doi.org/10.22216/jcc.2016.v1i3.1546

Amtorunajah, A., & Masruri, M. S. (2015). Peningkatan Keterampilan Sosial Siswa Dalam Pembelajaran IPS Melalui Outdoor Activity di SMP Negeri 1 Kaligondang Kabupaten Purbalingga. Harmoni Sosial: Jurnal Pendidikan IPS, 2(1), 1–11.

Arief, Z. A., & Srihastuti, E. (2017). Hubungan antara Persepsi Siswa tentang Penggunaan Peta Indonesia dan Minat Belajar dengan Hasil Belajar IPS Siswa Kelas V SDN Ciangger 02. Jurnal Teknologi Pendidikan, 6(2). https://doi.org/10.32832/tek.pend.v6i2.507

Badrudin, D., Yanuardi, Y., & Wibowo, S. (2014). Hubungan antara Persepsi Siswa tentang Pemanfaatan Media Pembelajaran KIT IPA dan Motivasi Belajar dengan Hasil Belajar IPA. Jurnal Teknologi Pendidikan, 3(2). https://doi.org/10.32832/tek.pend.v3i2.465

Barry, D. M., Kanematsu, H., Ogawa, N., Nakahira, K., Banavar, M., & Rivera, S. (2019). STEM Activities for Exploring Mars Using Innovative e-Learning. Procedia Computer Science, 159, 1126–1134. https://doi.org/10.1016/j.procs.2019.09.281

Dedy Miswar. (2018). Peningkatan Aktivitas dan Hasil Belajar IPS Menggunakan Media Animasi. Jurnal Geografi Jurusan Geografi FIS UNP, 7(1), 19–34. https://doi.org/10.24036/geografi/vol7-iss1/487

Enok Maryani, & Helius Syamsudin. (2009). Pengembangan Program Pembelajaran IPS untuk Meningkatkan Kompetensi Keterampilan Sosial. Jurnal Penelitian, 9(1), 1–15.

Hendriani, W., & Aman, A. (2014). Peningkatan Aktivitas dan Hasil Belajar IPS melalui Implementasi Strategi Peta Konsep di SMP Muhammadiyah 3 Depok. Harmoni Sosial: Jurnal Pendidikan IPS, 1(1). https://doi.org/10.21831/hsjpi.v1i1.2433

Hod, Y., Basil-Shachar, J., & Sagy, O. (2018). The Role of Productive Social Failure in Fostering Creative Collaboration: A Grounded Study Exploring A Classroom Learning Community. Thinking Skills and Creativity, 30, 145–159. https://doi.org/10.1016/j.tsc.2018.03.006

Kholid Umar Harahap. (2017). Pengaruh Penerapan Teori Belajar Ausubel Terhadap Hasil Belajar Siswa Kelas IV SD Muhammadiyah 1 Padang Sidempuan Tahun Pelajaran 2015/2016. Warta Dharmawangsa, (52).

Kholis, N. (2019). Meningkatkan Kemampuan Eksplorasi Siswa melalui Pembelajaran Learning Cycle. PEDAGOGIA, 17(1), 35. https://doi.org/10.17509/pdgia.v17i1.15798

Lestari, C. D. (2016). Pengembangan Bahan Ajar Kontekstual untuk Mata Pelajaran IPS Sekolah Dasar. Perspektif Ilmu Pendidikan, 30(2), 105. https://doi.org/10.21009/PIP.302.5

Mustikarani, W., & Ruhimat, M. (2018). Kelemahan dan Keungulan Implementasi Authentic Assesment dalam Pembelajaran Geografi. Jurnal Geografi Gea, 18(2), 147. https://doi.org/10.17509/gea.v18i2.13526

Nelwati, Abdullah, K. L., & Chan, C. M. (2018). A Systematic Review of Qualitative Studies Exploring Peer Learning Experiences of Undergraduate Nursing Students. Nurse Education Today, 71, 185–192. https://doi.org/10.1016/j.nedt.2018.09.018

Newman, P. M., & DeCaro, M. S. (2019). Learning by Exploring: How Much Guidance is Optimal? Learning and Instruction, 62, 49–63. https://doi.org/10.1016/j.learninstruc.2019.05.005

Nisa, J. (2015). Outdoor Learning Sebagai Metode Pembelajaran IPS dalam Menumbuhkan Karakter Peduli Lingkungan. SOSIO DIDAKTIKA: Social Science Education Journal, 2(1), 1–11. https://doi.org/10.15408/sd.v2i1.1339

Nofrion, N. (2017). Peningkatan Aktivitas Belajar Siswa melalui Penerapan Metode Jumping Task pada Pembelajaran Geografi. JURNAL GEOGRAFI, 9(1), 11. https://doi.org/10.24114/jg.v9i1.6043

Nur Kardila, W. O. (2019). Pemanfaatan Lingkungan sebagai Media Pembelajaran Geografi Materi Lingkungan Hidup dan Pembangunan Berkelanjutan dalam Meningkatkan Hasil Belajar Geografi Kelas XI IPS 1 SMAN 1 Lawa. Jurnal Penelitian Pendidikan Geografi, 4(2). https://doi.org/10.36709/jppg.v4i2.7000
Permadina Kanah Arieska, & Novera Herdiani. (2018). Pemilihan Teknik Sampling Berdasarkan Perhitungan Efisiensi Relatif. Jurnal Statistika Universitas Muhammadiyah Semarang, 6(2), 6–15.

Pinho, C., Franco, M., & Mendes, L. (2019). Exploring the Conditions of Success in e-Libraries in the Higher Education Context through the Lens of the Social Learning Theory. Information & Management, 103208. https://doi.org/10.1016/j.im.2019.103208

Sebastian Feller. (2013). Language for Deep Learning: Cognitive Explorative Action Games for Teacher-Learner Interactions. Journal of Cognitive Science, 14(4), 361–378. https://doi.org/10.17791/jcs.2013.14.4.361

Sintong, M., Lubis, D. P., & Pinem, M. (2017). Upaya Meningkatkan Hasil Belajar Mahasiswa pada Mata Kuliah Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK) melalui Tutor Sebaya di Jurusan Pendidikan Geografi. Tunas Geografi, 6(2), 131. https://doi.org/10.24114/tgeo.v6i2.8571

Tsai, M.-H., Chang, Y.-L., Shiau, J.-S., & Wang, S.-M. (2020). Exploring the Effects of A Serious Game-Based Learning Package for Disaster Prevention Education: The Case of Battle of Flooding Protection. International Journal of Disaster Risk Reduction, 43, 101393. https://doi.org/10.1016/j.ijdrr.2019.101393

Wijayanto, B., & Rahmi, L. (2019). Analisis Tingkat Kesiapsiagaan terhadap Bencana Gempa Bumi di SMP Negeri Kota Pariaman. Jurnal Geografi Jurusan Geografi FIS UNP, 8(1), 6. https://doi.org/10.24036/geografi/vol8-iss1/320

Yani, A. (2016). Standar Proses Pembelajaran Geografi pada Kurikulum 2013. Jurnal Geografi Gea, 16(1), 1. https://doi.org/10.17509/gea.v16i1.3463