PENGARUH SENGKETA BATAS WILAYAH ANTARA INDONESIA DAN MALAYSIA DI PULAU SEBATIK TERHADAP KEHIDUPAN SOSIAL EKONOMI

Main Article Content

Vika Senia Tsaniya Zahrah Permana

Abstract

Many boundary disputes are caused by many factors, therefore boundary arrangement is very important to do. Sebatik Island is one of the small islands of tens of thousands of islands owned by the Indonesian state. Sebatik Island is divided into two parts, one part of the northern island goes into Malaysian territory, and the other part is the southen part into Indonesian territory. Because this island is the border of the country, the location of Sebatik is very strategic for both countries and makes Sebatik Island prone to conflict. In conducting research this Journal Article used is a mixed research method, which is a research method that combines two qualitative and quantitative research methods in a research activity.


  

Downloads

Download data is not yet available.

Article Details

Section
Articles

References

Siregar, C. N., Rahmansyah, S., & Saepudin, E. (2019). Ancaman keamanan nasional di wilayah perbatasan indonesia: studi kasus Pulau Sebatik dan Tawau (Indonesia-Malaysia). Jurnal Pemikiran dan Penelitian Sosiologi, 4(1), 27-39.

Siburian, R. (2012). Pulau Sebatik: Kawasan Perbatasan Indonesia Beraroma Malaysia. Jurnal masyarakat dan budaya, 14(1), 53-76.

Hidayanto, M., Supiandi, S., Yahya, S., & Amien, L. I. (2009). Analisis Keberlanjutan Perkebunan Kakao Rakyat di Kawasan Perbatasan Pulau Sebatik, Kabupaten Nunukan, Provinsi Kalimantan Timur. Jurnal Agro Ekonomi, 27(2), 213-229.

Hassan, W. S. W., Maraining, A., & Dollah, R. (2020). ISU PENYELUDUPAN DI PULAU SEBATIK, MALAYSIA: SMUGGLING ISSUE IN SEBATIK ISLAND, MALAYSIA. Jurnal Kinabalu, 26(2), 355-355.

Alihar, F. (2018). Kebijakan pengelolaan pulau-pulau terluar di tinjuau dari aspek kependudukan. Jurnal Kebijakan Sosial Ekonomi Kelautan dan Perikanan, 8(1), 39-51.

Adil, M., Ashad, H., & Supardi, S. (2022). Analisis Faktor-Faktor Keberhasilan Pembangunan Melalui Program Pengembangan Infrastruktur Sosial Ekonomi Wilayah (PISEW) di Kawasan Perbatasan Pulau Sebatik Provinsi Kalimantan Utara. Jurnal Konstruksi: Teknik, Infrastruktur dan Sains, 1(5), 1-12.

Ghafur, M. F. (2018). Ketahanan Sosial Masyarakat Di Perbatasan: Studi Kasus Di Pulau Sebatik. Masyarakat Indonesia, 42(2), 233-247.

Asnawi, A., Yudha, F. K., & Muawanah, U. (2021). USAHA PERIKANAN TANGKAP DI PULAU SEBATIK DALAM MENDUKUNG SKPT SEBATIK. Jurnal Kebijakan Sosial Ekonomi Kelautan dan Perikanan, 11(1), 31-40.

Radiarta, N., Erlania, E., Haryadi, J., & Rosdiana, A. (2016). Analisis pengembangan budidaya rumput laut di Pulau Sebatik, Kabupaten Nunukan, Kalimantan Utara. Jurnal Kebijakan Perikanan Indonesia, 8(1), 29-40.

Sarmin, S., Dangnga, M. S., & Malik, A. A. (2021). Strategi Pengembangan Usaha Budi Daya Rumput Laut (Eucheuma cottonii) di Daerah Perbatasan-Pulau Sebatik. Buletin Ilmiah Marina Sosial Ekonomi Kelautan Dan Perikanan, 7(2), 147-158.