ANALISIS KERAWANAN LONGSOR MENGGUNAKAN BAHASA PEMROGRAMAN PYTHON DI KECAMATAN SULIKI KABUPATEN LIMA PULUH KOTA
##plugins.themes.bootstrap3.article.main##
Abstrak
Salah satu bencana alam yang sering terjadi adalah bencana longsor. Faktor enyebab bencana longsor yaitu geologi, kerapatan vegetasi, kemiringan lereng, arah lereng, jenis litologi, dan curah hujan. Juga berkaitan dengan faktor manusia dalam segi penggunaan lahan. Studi kasus penelitian ini yaitu Kecamatan Suliki. Bantuan dari bahasa pemograman Python dalam SIG mampu membuat permodelan yang bertujuan dapat meringankan dan mempermudah langkah-langkah analisis spasial. Untuk membuat permodelan kerentanan longsor, peneliti menggunakan metode pembobotan Weight of Evidence (WoE). Data yang digunakan dalam penelitian ini adalah 30 kejadian gerakan tanah secara acak. Data tersebut dibagi menjadi dua kelompok data, 60% digunakan sebagai data analisis yang berfungsi untuk penyusunan model dan 40% digunakan sebagai data validasi untuk pengujian model. Prosedur penelitian meliputi pembobotan delapan parameter yang dianggap sebagai pemicu terjadinya longsor. Hasil pengujian model menunjukkan nilai AUC 0,82. Penggunaan Bahasa pemograman Python dengan metode statistik bivariat dapat dijalankan dengan baik sesuai hasil yang diharapkan.