PEMODELAN DAERAH RAWAN KECELAKAAN LALU LINTAS MENGGUNAKAN CLUSTER ANALYSIS (Studi Kasus Jalan Arteri Primer di Kota Padang)

Main Article Content

Izzatul Mujahidah Endah Purwaningsih

Abstract

ABSTRAK


Meningkatnya angka jumlah kecelakaan  yang cukup tinggi secara tidak langsung dapat memperbesar risiko tumbuhnya permasalahan lalu lintas, salah satu masalah yang paling disorot ialah mengenai masalah keselamatan lalu lintas atau bisa disebut dengan safety life (Husni, 2014). Penelitian ini bertujuan untuk melakukan analisis terhadap daerah rawan kecelakaan dalam membuat pemodelan daerah rawan kecelakaan lalu lintas di Kota Padang berbasis SIG. Metode yang digunakan adalah cluster analysis yaitu dengan menggunakan Kernel Density. Metode ini dilakukan pengelompokan untuk menentukan tingkat kerawanan suatu daerah serta menggunakan metode tumpang susun (Overlay). Berdasarkan hasil pengelompokan cluster yang telah terbentuk maka hasil penelitian menyatakan tingkat kerawanan kecelakaan lalu lintas yang terjadi di ruas jalan Jln. Adinegoro, Jln. Prof. Dr. Hamka, Jln. Padang By Pass, Jln. Teluk Bayur, Jln. Raya Indarung, Jln. Padang-Painan, Jln. Dr. Sutomo, dan Jln. Simpang Haru (Arteri Primer) yang melewati wilayah Kota Padang dimana angka tingkat kesesuaian model kecelakaan lalu lintas berdasarkan waktu yang terbentuk sebesar  96,96%, berdasarkan jenis korban kecelakaan yang terbentuk sebesar 97,77%, dan berdasarkan jenis kecelakaan yang terbentuk sebesar 98,88% .


Kata Kunci: Cluster Analysis, Kecelakaan, Pemodelan.


ABSTRACT


The increasing number of accidents which is quite high can indirectly increase the risk of growing traffic problems, one of the most highlighted problems is regarding the issue of traffic safety or can be called safety life (Husni, 2014). This study aims to conduct an analysis of accident-prone areas in making modeling of traffic accident-prone areas in the city of Padang based on GIS. The method used is cluster analysis using Kernel Density. This method is carried out by grouping to determine the level of vulnerability of an area and using the Overlay method. Based on the results of clustering that has been formed, the results of the study stated the level of traffic accident vulnerability that occurred on the Jl. Adinegoro, Jln. Prof. Dr. Hamka, Jln. Padang By Pass, Jln. Teluk Bayur, Jln. Raya Indarung, Jln. Padang-Painan, Jln. Dr. Sutomo, and Jln. The Haru intersection (Primary Artery) that passes through the Padang City area where the suitability rate of the traffic accident model based on the time formed was 96.96%, based on the type of accident victims that were formed at 97.77%, and based on the type of accident formed at 98, 88%.


Keywords: Accidents, Cluster Analysis, Modelling.

Downloads

Download data is not yet available.

Article Details

Section
Articles